Membaca dan Menulis Aksara Lampung (Kelas 5A) SD 3

  

  

   

Nama

:

Oke Pajarli, S.Kom.

Mapel

:

Bahasa Lampung

Kelas

:

5A

Waktu

:

Selasa, 19 Mei 2026

Unit

:

SD Al Azhar 3 Bandar Lampung

Materi

:

Membaca dan Menulis Aksara Lampung

Tujuan

:

Mampu membaca dan menulis dalam aksra lampung.

CP

:

Kemampuan menunjukkan keterampilan menulis permulaan dengan benar, serta menulis deskriftif dengan beberapa kalimat tunggal tentang eksposisi tentang kehidupan sehari-hari


********************************************** 


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Tabik pun........Selamat pagi anak-anak........

Api kabagh sanak-sanak sai sholeh ghik sholehah...

sihat seunyinni yu nak....

 

Alhamdulilah khani hinji, kham dapok betungga luwot dilom pelajaghan Bahasa Lampung. Semakung kham ngemulai pelajakhan di pagi hinji dang lupa bedu’a usahako sholat dhuha khik muroja’ah pai yu nak, nyin ilmu sai dikeni ulih gughu dapok kuti teghima sai helau.

Anak-anakku, pada peghtemuan ghani hinji gham haga pelajaghi tema 5 tentang Membaca dan Menulis Aksara Lampung, Semakung ngemulai pelajaghan. Kuti sediako buku ghik alat tulisni yu nak… Hunja pak gughu mapaghko mateghi singkat. Ti baca ghik ti pahami yu anak-anak pak gukhu.

********************************************** 

Membaca dan Menulis Aksara Lampung 

 

Aksara Lampung, yang juga dikenal sebagai Aksara Lampung atau Had Lampung, merupakan sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Lampung sejak ratusan tahun lalu.

Secara sejarah, aksara ini berasal dari rumpun aksara India Selatan, khususnya turunan dari Aksara Pallawa. Penyebarannya terjadi melalui pengaruh budaya dan perdagangan India ke Nusantara sekitar abad ke-7 hingga ke-13, yang juga melahirkan berbagai aksara daerah lain di Indonesia.

Aksara Lampung berkembang seiring dengan budaya lokal masyarakat Lampung dan digunakan untuk menulis:

  • Sastra lisan yang dibukukan
  • Surat menyurat tradisional
  • Naskah adat dan keagamaan

Dalam perkembangannya, aksara ini memiliki hubungan kekerabatan dengan aksara lain seperti Aksara Rejang dan Aksara Rencong.

Saat ini, Aksara Lampung masih dilestarikan melalui pendidikan dan budaya, terutama di Provinsi Lampung, sebagai bagian dari identitas daerah dan warisan leluhur.

 
Jika murid-murid kurang paham dengan aksara diatas, bisa di simak kembali aksara lampung di bawah ini dengan bentuk yang sedikit berbeda.

Berikut adalah angka dalam bentuk Aksara Lampung untuk menambah pengetahuan kita semua sebagai orang lampung.

 

 

Anak-anak pah gham kughuk dilom pelajaghan ngebaca ghik nulis aksara lampung. Cubu tibaca syair lagu Sakai Sambayan dibah hinji. Lamun ghadu pandai bacaanni cuba akkat culuk bacako api sai jadi bacaanni, bapak gughu nyimak benogh segala atawa wat sai kughang tepat bacaanni.

 


********************************************** 

Tugas


TANOH LADA


Ranau tigoh di Teladas

Jak Palas munggak mit Bengkunat

Gunung rimba tiuh pumatang

Pulau-pulau di lawok lepas


Bumiku Tanoh Lampungku lawi

Panjak wah wah di Nusantara

Tani tukun sangun jak jebi

Tanoh Lampung Tanoh Lado



Reff:

Meregai buai ghik bahasa

Nayah sina tanda gham kaya

Adat ghik budaya sukatni kaganga

Jadi waghisan jama-jama


Tabik pun jama sai tuha raja

Punyimbang sebatin semerga

Salah ghik cempala tiyan sai ngukha-ngukha

Tilik tawai sikam kiluya


********************************************** 

Kesimpulan 

 

Komentar